……

Kau laksana secawan anggur merah yang kian kureguk kian terasa nikmat tapi juga memabukkan. Aku bahkan sanggup melupakan banyak hal hanya untuk bisa mendapatkan setetes kenikmatan yang mampu kau hadirkan dalam sempitnya ruang dan waktu yang singgah dihari-hariku.

Ibarat bunga mawar, kau menghadirkan warna dan aroma kesegaran, yang menggugah hasrat dan gairah untuk memetik, memandang cantik warnamu, menyentuh kelembutan, dan mencium aroma wangi kesegaranmu yang khas. Tapi tangkaimu tetap berduri, mungkin bisa meluakiku

Kau umpama candu asmara, mampu membuatku melayang tinggi menembus batas khayalan dan mimpi. Kau membuatku terbuai, ketagihan tak tertahan. Hati gelisah tanpamu, resah, pikiran pun tak menentu, menghadirkan amarah, ketakutan, pun kebimbangan.

Kau merenggut segenap rasa, pikiran, dan segalanya. Aku tak berdaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s