Sepi

Sendiri
Digilas putaran roda waktu
Termenung merenung
Menatap sudut dan dinding
Dihadapan

Dalam kerangka malam
Yang terasa sunyi
Dalam rentang waktu tanpa batas
Dingin terasa menggigit
Di kulit daging bahkan tulang
Secangkir minuman panas
Habis sudah teguk demi teguk
Sepotong kue pun habislah sudah

Aku tetap sendiri
Bertanya pada malam
Yang kian sunyi dalam kelam
Namun tetap tanpa jawab
biarkanku sendiri
menghabiskan waktu tersisa
hingga datang kantuk
mengantarkanku ke alam mimpi

#subaksembung#
Ini adalah panorama menjelang matahari terbenam di area jogging track subak sembung

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s